Dear Mined
Everyday moves so fast and i got lost everything.
Stuck.. yeah hanya satu kata itu yang bisa ku ucapkan.
God, i know jalan Mu banyak untuk menujunya, tapi mengapa semua terasa berat.
Said that didnt blame your self.. you is what you thought and imagine.. but it's so thru on me
oh Goshh what should i do???
ntahlah berasa sendiri sekali diri ini. miris rasanya.
terbelenggu di kota orang bersama orang lain jauh dari family, sahabat, dan pujaan hati.
dan aku pun baru tersadar ternyata selama ini yang orang sebut sebut 'home' itu entah berapa lama aku tidak merasakannya.
'home' dimana kamu dapat bermanja pada orang yang kamu cintai, dapat berkeluh kesah apa yang kamu rasakan, memberi semangat orang yang dicintai, makan bersama, tertawa, nonton pelm, hingga tidur pun ditemani
God kemana 'home' ku,, aku rindu berada ditengah-tengahnya
God aku benci rasa kesepian ini,, sungguh Tuhan mati gaya sudah aku ini
Aku hanya meminta untuk dicintai tetapi mengapa Kau berikan rasa kesepian yang sangat seperti ini Tuhan?
atau kah ini suatu pertanda untuk ku belajar agar lebih respect ke sesama Tuhan
tapi Tuhan . .
Tuhan aku tau aku memang egois terkadang bebal dan selalu berbuat sekehendak hatiku, tapi bilakah semua itu salah Tuhan?
Kau Sang Maha Mengetahui bahwa aku hanya mencari kebahagiaan dari itu semua dan aku suda berbaik hati dan kelakuan pada sesama,, lalu apa yang salah?
dia yang aku kangenin dan kasih perhatian lebih dan selalu selalu saja dia yang mengacuhkanku
capek sudah rasanya,, mungkin suda saatnya merubah status dari pujaan hati menjadi teman sekedarnya saja karena bagaimana pun itu salah satu cara untuk melindungi diriku dari kepunahan hati
dan hello,, masa suda 5 kali lebaran ini topiknya sama melulu 'just him' mungkin sekarang waktunya merubah menjadi 'me and ma beloved people'
daaghhh 'that all stuck on me',, apapun yang terjadi aku adalah aku
dunia selalu berubah dan aku pun harus berubah agar bisa berjalan seirama dengan nya (not him).