Hai Abang,,
Dan sesungguhnya, saat ini aku benar benar kangen sama abang. Hei, sini Abang lihatlah padaku, harap dalam pikiran agar tuh foto melihat padaku. Tapi,, serasa semua ini tak nyata. aku berharap kenangan indah dulu kembali lagi padaku. Kangeeeen banget rasanya, terasa cukup indah walau bertemu dalam mimpi.
Taukah kamu aku berfikir, entah mungkin kamu sudah menemukan seseorang yang bisa membuatmu bahagia dan tanpa terasa sudah dua bulan loose contact sudah denganmu. terasa berat sekali nah abang, kalau mau tau. disin aku sendirian, benar benar sendirian tak ada seorang pun yang aku cintai disini.
yah, memang aku tidak secantik mereka, tapi bukankah orang yang dicintai akan menjadi cantik dengan sendirinya, entahlah. dan cuma satu yang pasti aku benar benar sayang padamu.
Abang tau kah akhir akhir ini aku jadi lebih banyak berfikir hingga aku terlihat lebih tua,. sesuatu..
mau kah kau tau..
iya memang kamu jauh dipulau sebrang. pasti kamu butuh seseorang yang setiap saat jika kamu butuh atau kangen bisa kau temui setiap saat. dan tauhkah kamu terkadang pula aku suka bertanya "Tuhan salahkan aku bila menyayangi orang yang jauh?" benar benar letih memang adanya hei abang.
Abang aku kangen sungguh benar adanya, cepat kemari, mengerti kah kau..
mungkin sekarang abang sudah settle dna mencari pendamping hidup yang cocok denganmu dan aku disini tetap setia dengan berjuata rindu yang tak terbendung.
abang mungkin kamu sudah mendelete nomerku dari daftar phonebookmu dan mungkin kamu sudah setia menghubungi sesorang yang saat ini namanya ada dihatimu. baiklah semua tidak masalah, asalkan dirimu selalu diliputi kebahagiaan.dan aku disini hanya bisa mendoakanmu dalam setiap bait doaku semoga abang selalu bahagia dan sukses di kehidupan.
Abang sering sekali aku melihat pak kos rasa rindu benar benar memuncak sampai terkadang membuatku menangis merindukanmu, mengapa si bapak itu begitu serupa denganmu. inikah cobaan hati, pikirku. tapi seketika itu juga aku sadar dirimu nan jauh disana yang ada hanya aku seorang.
Abang, berulang kali aku berfikir inikah cerita yang memang harus aku perjuangkan?
tapi,, disaat semangatku menggebu untuk mempertahankanmu, dirimu terutapa tanggapan darimu sungguh bertolak belakang hingga membuat luka ini semakin menganga bahkan mungkin tlah bernanah.
Abang sering sekali akai merasa iri dengan teman sebayaku yang selalu diliputi cinta dari orang orang terdekatnya apalagi dengan kekasihnya yang begitu mesra sedang aku hanya ditemani hampa dan sepi berjuang seorang diri disini, menantimu.
Hidup memanglah rangkaian dari semua proses, tapi jika begini keadaannya lalu bagaimana aku akan berproses denganmu.
Aku ingin segera menikah Abang, senang sekali rasanya melihat pasangan yang telah lama menikah yang rukun dan damai dengan anak dan istri atau suami mereka seperti Mas Edi dan Mba Andi atau seperti Bapak dan Ibu kos. Aku ingin bahagia seperti mereka Abang. Akankah kita bisa seperti itu atau kita hanyalah dua orang yang ditakdirkan hanya untuk bertemu di sebuah persimpangan jalan.
hanya Tuhan yang punya semua jawabannya.
dan aku pun hanya punya satu pernyataan.. Abang i really miss you so bad and hope soon you come closer to me.

halo, untuk pertanyaan ttg dr hanny udah di jawab ya. salam kenal :)
BalasHapus